Minggu, 01 September 2019

REVIEW 2 VCT B5 104.8 NANIK SULISTIANI MTsN 4 BLITAR tentang IKLAN DAN RESENSI


REVIEW
 PORTAL RUMAH BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS IX MATERI
MENGGOLONGKAN JENIS IKLAN DAN MERESENSI BUKU
·         Barang yang diiklankan yaitu sepeda motor kurang sesuai dengan subjek didik atau peserta didik di tingkat SMP/ MTs sebaiknya diganti dengan barang yang bersifat mendidik semisal tas sekolah atau kelengkapan sekolah lainnya. Tidak perlu berpikir antara baranf yang dijual dengan biaya iklan lebih mahal biaya pengiklanan. Yang penting peserta didik menangkap pesan jual belinya.
·         Masih masukan untuk barang yang diiklankan yaitu sabun menggunakan model cantik yang seksi sangat tidak layak untuk diajarkan di kalangan pendidikan. Kalaupun pesan yang dimaksud adalah menggunakan media iklan untuk menjual barang maka lebih tepat jika dipilih barang-barang yang berkaitan dengan pendidan misal alat tulis, seragam, atau pun jasa bimbingan belajar.
 Pendahuluan
 Selamat bertemu kembali dan  semoga Kamu tetap bersemangat  mengikuti  modul on line!
           Pernahkah Kamu menjual barang? Apakah barang tersebut  Kamu jual secara langsung kepada konsumen atau Kamu tawarkan  melalui iklan di surat kabar? Atau barang kali Kamu pernah membeli barang melalui iklan yang ditawarkan. Di mana biasanya Kamu membaca iklan tersebut? Ya, benar! Kamu dapat membacanya pada surat kabar atau majalah. Karena kita ketahui bahwa hampir  seluruh surat kabar menyediakan ruang untuk iklan. Bahkan  iklan baris cukup digemari oleh masyarakat untuk menawarkan barang dan jasa atau untuk kepentingan lainnya. Materi  pelajaran kali ini tentang menulis iklan baris.  Mari kita berlatih menulis iklan baris.
             Selain iklan baris Kamu juga akan berlatih menulis resensi. Kalau Kamu ke toko buku, pasti bingung untuk memilih buku yang cocok untuk Kamu baca sesuai pilihan.  Untuk memudahkan  memilih buku yang sesuai dengan keinginan,  cobalah cari resensi bukunya. Nah, Kamu dapat membaca  contoh resensi itu pada surat kabar atau majalah. 









Menggolongkan Jenis Iklan
Kamu pasti pernah melihat gambar iklan di atas. Setelah melihat gambar tersebut apakah kamu ingin  membelinya?  Mengapa kamu tertarik ingin membelinya?  Ada berbagai macam alasan orang ingin membeli barang yang diiklankan. Apalagi jika iklan yang ditayangkan sangat menarik.  Berikut ini adalah beberapa  alasan orang membeli suatu barang :
1.  memang membutuhkan,
2. ingin mencoba sesuatu yang baru,
3. tertarik dengan iklan,
4. ikut-ikutan orang lain, dan
5. karena sedang populer
Mengapa  para produsen perlu menayangkan iklan? Iklan merupakan pemberitahuan kepada khalayak atau orang banyak mengenai barang atau jasa yang dijual dan dipasang melalui media massa. Iklan dapat kamu temukan pada surat kabar, majalah, televisi, dan internet.
Pengertian lain dari  Iklan  ialah promosi barang, jasa,  dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lain dari promosi :
1. publisitas,
2. relasi publik,
3. penjualan,  dan
4.promosi penjualan.
Iklan bertujuan untuk menarik perhatian serta membujuk orang lain agar memiliki atau memenuhi permintaan yang ditawarkan dalam iklan tersebut.
Berdasarkan jenisnya iklan dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu:
1. iklan layanan masyarakat,
2. iklan niaga,dan
3. iklan keluarga.
 
             Iklan layanan masyarakat                  Iklan niaga                        Iklan keluarga
Tentu Kamu dapat membaca kalimat- kalimat yang merupakan fakta dalam iklan dan yang merupakan opini(pendapat).
Apa yang dimaksud fakta dalam iklan? Ya, fakta adalah hal atau peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar-benar terjadi.  Sedangkan opini adalah pendapat, pemikiran, atau sikap kita terhadap fakta. Biasanya opini adalah sesuatu yang dikatakan oleh seseorang. Oleh karena itu, opini bersifat subyektif.
Perhatikan gambar iklan di bawah ini!
Setelah mencermati iklan di atas, tentu kamu dapat membedakan antara  kalimat fakta dan opini,
Fakta dalam iklan tersebut adalah:
1. kue gupal kampung terbuat dari rempah- rempah,
2. oleh-oleh khas kota Jombang,
3. tersedia  3 pilihan rasa, original, jahe, madu,dan
4. Griya Indah AA 2 Jombang, jawa Timur Phone (0321) 864285, 3374186.
Opini dalam iklan tersebut adalah:
1. produsen & Grosir Kue Kering Termurah di Indonesia,
2. legit, renyah, gurih,dan
3. DKU ahlinya donat kampung.
Latihan!
Sebelum kita lanjutkan materi iklan ini, cobalah kamu kerjakan latihan berikut ini.
Apa yang Kamu baca pada teks iklan tersebut? Ya, tentu Kamu pernah membaca iklan di atas pada surat kabar.  Iklan yang tercantum tersebut merupakan salah satu contoh iklan baris.
Iklan baris (Classified advertising) adalah salah satu cara promosi barang dan jasa yang umumnya ditemukan di koran. Karena tidak menggunakan gambar sebagai daya tariknya maka iklan baris dimuat secara berkelompok sesuai dengan isinya. Misalnya, kelompok barang yang dijual dipasang dalam baris yang berbeda dengan kelompok barang yang dicari. Selanjutnya, barang-barang yang dijual pun diklasifikasikan lebih jauh: tanah, rumah, mobil, motor, dan lain-lain.
Penjual atau pembeli biasanya memberikan nomor telepon atau alamat rumah di mana barang itu dapat dilihat, dibeli, dan diambil. Karena ukurannya jauh lebih kecil daripada iklan biasa, iklan baris umumnya lebih murah daripada iklan-iklan lain. Pemuatannya pun jauh lebih sederhana karena tidak membutuhkan art-workatau ilustrasi grafis, sehingga koran-koran umumnya dapat menerima iklan baris untuk segera dimuat dalam penerbitan esok harinya.
Perkembangan teknologi media di masa kini membuat iklan baris tidak lagi terbatas pada koran, tetapi juga media lainnya, seperti internet.
Perhatikan contoh daftar singkatan yang sering dipergunakan dalam menulis iklan baris.

Meresensi Buku


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengulas sesuatu. Misalnya mengulas berita yang dimuat  pada  surat kabar atau  media elektronik.
Secara leksikal mengulas mengandung arti:
(1) menyambung,
(2) menolong, membantu,
(3) menambahkan hal  yang kurang, dan
(4) menguraikan atau mengupas sesuatu peristiwa, mengupas, memberi komentar.
Ulasan dapat berarti komentar, kupasan atau tafsiran.
Materi kali ini akan membahas tentang resensi buku. Kamu dapat membaca hasil resensi buku  yang dimuat dalam surat kabar dan majalah. Biasanya, resensi dimuat pada surat kabar  yang terbit pada hari  Sabtu atau Minggu.
Kamu sudah sering membaca  resensi buku cerita, novel,  atau buku populer  pada surat kabar atau majalah? Dengan membaca resensi sebuah buku tentu kamu menjadi lebih memahami isi buku tersebut. Setelah memahami tentu Kamu akan mempertimbangkan apakah akan membeli buku tersebut atau tidak. 
Apa yang dimaksud dengan resensi?
Pertimbangan atau perbincangan terhadap suatu buku. Perbincangan yang dimaksud adalah tulisan yang dimuat di dalam surat kabar atau majalah yang berisi penilaian tentang kelebihan dan kelemahan sebuah buku, menarik atau tidaknya tema isi buku, kritikan, dan dorongan khalayak tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca, dimiliki atau dibeli.
Apa tujuan  melakukan resensi? Resensi dilakukan untuk menginformasikan tentang:
1. Kelayakan atau tidak buku tersebut untuk dibaca.
2. Rekomendasi kepada pembaca untuk :membaca buku tersebut, membeli, memperingatkan agar hati-hati , atau melarang  membeli buku tersebut.
3. Pangsa pasar dari sebuah buku yang diterbitkan.
4. Kelemahan dan kelebihan buku yang diterbitkan.
Dimana kamu dapat mengetahui tujuan penulis menulis resensi? Tujuan penulis dapat diketahui dari kata pendahuluan atau sekapur sirih yang ada di dalam buku.
Apa saja yang harus ada di dalam resensi?
1. bagian pendahuluan
2. isi
3. penutup
1. Bagian Pendahuluan berisi identitas atau  karakterisitik fisik dari sebuah buku yang diresensi.
Contoh:
                         Kode Buku : RR.KO0071
                                  Judul : JURNALISTIK TEORI DAN PRAKTEK
                        Pengarang : HIKMAT KUSUMANINGRAT, DKK.
                                 Tahun : 2005
                             Dimensi : HVS 60 GR, 16 X 24 cm, 343 HLM + xv
                                   ISBN : 979-692-374-2
                       Harga Buku : 61,500.00
Bagian pendahuluan resensi berisi  informasi objektif tentang identitas buku, meliputi :
1. judul atau nama buku,
2. penulis dan penyunting (kalau ada),
3. penerbit,
4. tahun terbit,
5. cetakan ke-,dan
6. tebal buku.
 2. Bagian isi
Baca isi buku dengan cermat. Lalu identifikasikan hal-hal yang akan diresensi, seperti :
a. ulasan tentang tema atau judul,
b. paparan singkat tentang isi buku atau gambaran secara keseluruhan terhadap isi buku,
c. adakah informasi tentang latar belakang penulisan,
d. adakah informasi tentang tujuan penulisan buku,
e. adakah ulasan tentang gaya  penulisan,
f. adakah perbandingan dengan buku  lain yang  temanya sejenis,dan
g. adakah ulasan dengan buku lain dari pengarang yang sama.
3. Bagian Penutup
a. Memberikan penilaian terhadap kualitas isi buku secara keseluruhan.
b. Menilai kelebihan dan kekurangtan buku.
c. Memberikan kritik atau saran  kepada penulis dan penerbit, misalnya penyuntingan, cover sampul, dan perwajahan.
d. Memberikan pertimbangan kepada pembaca tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca atau dimiliki atau dibeli.
(Lakukan pelatihan dalam kelompok. Setiap anggota kelompok membahas  atau sediakan satu buku yang akan diresensi.)

Latihan:
Contoh resensi:
Judul buku : Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan Usia Dini
Pengarang  : Anggani Sudono
Penerbit     : PT Gramedia
Tahun cetak: 2000
Tebal buku  : 149+viii halaman
Bermain Sambil Belajar
Buku ini ditulis untuk konsumsi "guru". Guru yang dimaksud meliputi orang tua pendidik di suatu lembaga pendidikan (sekolah/formal), calon pendidik formal, dan
pengasuh di TPA.  
Buku yang terdiri atas tujuh bab ini menguraikantentang: (1) pengertian bermain dalam pendidikan anak, (2)berbagai sumber belajar dan alat permainan, (3) pengelolaan sumber belajar dan penggunaan alat permainan, (4) pemilihan serta pemanfaatan sumber belajar dan alat permainan sesuai perkembangan anak, (5) pembuatan alat permainan dansumber belajar, (6) berbagai kegiatan, alat permainan dan sumber belajar di daerah perkotaan, pedesaan, dan daerahpantai, serta (7) evaluasi alat permainaan, sumber belajar, dan beberapa cara penilaian pada waktu anak bermain.
Penulis juga menguraikan tentang pemilihan dan pemanfaatan sumber belajar, yaitu lingkungan terdekat dengan anak, ruang sumber belajar, media cetak, dan perpustakaan. Evaluasi alat permainan, sumber belajar dan beberapa cara penilaian evaluasi  saat anak bermain. Itu semua sangat membantu guru" untuk mengetahui hasil belajar anak melalui permainan. Jika semua kegiatan permainan ini diterapkan pada anak usia dini dalam kegiatan belajar mengenal angka, huruf warna, dan sosialisasi dengan teman-temannya niscaya hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilannya.
Buku ini sangat menarik dan memang perlu untuk membantu "guru" dan anak usia dini dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan tingkat berpikirnya. (Riil Ellys)
(Sumber: Buletin Pusat Perbukuan, Depdiknas Vol. VIII Th 2003)
 Setelah kamu membaca contoh resensi di atas, kerjakan latihan berikut ini!
Pilih jawaban yang benar dengan cara klik pada kolom yang tersedia.
Rangkuman
 Suatu produk baik berupa barang atau jasa dapat ditawarkan melalui iklan. Pemasangan iklan dapat dilakukan melalui media cetak atau elektronik. Iklan merupakan pemberitahuan dari seseorang atau badan usaha yang ditujukan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual melalui media massa. Iklan dibuat dengan tujuan agar orang yang membaca mau membeli atau memliki barang yang ditawarkan.  Iklan yang ditawarkan kepada khalayak terdiri atas  tiga macam, yaitu iklan layanan masyarakat, iklan niaga, dan iklan keluarga.
Sekain iklan yang memuat gambar dan grafis ada juga iklan baris.  Iklan baris ditulis dengan menggunakan kata-kata yang disingkat karena untuk menghemat biaya.
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.  Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.  Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.  Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting). Dengan membaca resensi sebuah buku, Kamu akan lebih mudah menentukan buku yang layak dan cocok untuk dibaca atau  dibeli.


REVIEW VCT B5 104.8 tentang MATERI MEMBEDAKAN FAKTA dan OPINI


                                                                    REVIEW                                              
 PORTAL RUMAH BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS IX MATERI MEMBEDAKAN FAKTA DAN OPINI
·         Untuk kuis, latihan, dan tugas akhir modul tidak bisa dibuka. Ada pesan adobe flash
 player diblokir. Hal ini menjadikan modul belajar tidak lengkap.
·         Secara umum isi modul lengkap hanya revisi beberapa kata yang disesuaikan dengan kata baku bahasa Indonesia.
·         Penulisan kata online karena bahasa asing maka ditulis cetak miring online
·         Penulisan pilihan kata Kamu sebaiknya diganti peserta didik agar lebih santun dan penulisannya seharusnya kamu
·         Penulisan kalimat Usahakan bila memungkinkan memiliki kurang efektif sebaiknya diganti Usahakan memiliki
·         Penulisan kalimat Baca dan pahami benar kurang efektif seharusnya Baca dan pahami
·         Penulisan kata Ciri-ciri fakta dan Ciri-ciri opini seharusnya Ciri-ciri fakta dan ciri-ciri opini
·         Penulisan kata dan bersifat obyektif seharusnya bersifat objektif
·         Penulisan kata fakta dan Opini seharusnya fakta dan opini

Kompetensi
 Dalam mempelajari modul online ini Kamu harus memperhatikan hal-hal berikut:
1.    Keberhasilan mempelajari modul online tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Kamu dalam memahami dan mematuhi urutan setiap kegiatan pembelajaran.
2.    Belajar dengan modul online dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok, baik di tempat kegiatan belajar (TKB) atau di luar TKB.
3.    Langkah-langlah yang perlu Kamu ikuti adalah:
a.    Usahakan bila memungkinkan memiliki Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas IX sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena modul online ini  hanya berisi  materi pokok.
b.   Baca dan pahami benar tujuan yang terdapat dalam modul online ini.
c.    Jika dalam mempelajari modul online ini kamu mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Jika ini pun belum terpecahkan sebaiknya Kamu tanyakan kepada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka.
d.   Setelah Kamu memahami materi pelajaran tersebut, kerjakan tugas-tugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulismu.
e.   Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Jika ada jawaban yang belum benar, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Apabila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik, Kamu berhak mengikuti tes akhir modul (TAM) yang telah disiapkan.
f.    Jika dalam TAM Kamu dapat mencapai nilai 7,5 atau lebih, Kamu dapat mempelajari modul berikutnya.
4.    Urutan kegiatan tersebut hendaknya dilakukan dengan disiplin, agar Kamu lebih cepat berhasil dalam mempelajari modul demi modul.
Pendahuluan
 Tema modul 2.4.3.03.09.05.10.0000 ... adalah membedakan fakta dan opini yang ada dalam teks. Kamu perlu mempelajari modul ini sebagai salah satu persyaratan untuk dapat melanjutkan membaca modul berikutnya.
 Kompetensi yang diharapkan dari modul ini, yakni membedakan fakta dan opini yang ada dalam teks. Baca dan perhatikan penjelasan materi pokok modul ini. Jangan segan bertanya kepada guru pamong atau guru bahasa Indonesia di sekolah/tempat belajarmu. Waktu yang disediakan dalam modul ini, yakni 6 x 45 menit.
 Selamat Belajar!
Materi
 Membedakan fakta dan Opini
1.  Standar Kompetensi   
     Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca memindai. 
     2.  Kompetensi Dasar
Membedakan antara fakta dan opini dalam teks iklan di surat kabar melalui kegiatan membaca intensif.
3.  Indikator Pencapaian Kompetensi
Mampu menjelaskan fakta dan opini yang ada dalam teks mencakup:
  Ciri-ciri fakta dan Ciri-ciri opini.
 4.  Materi Pokok
·           Cara Membedakan  Fakta dan Opini serta Implementasinya.
            Mampu menjelaskan fakta dan opini yang ada dalam teks mencakup:
 Ciri-ciri fakta dan Ciri-ciri opini.
·         Mampu mendata fakta yang ada dalam teks.
·     Mampu mendata opini yang ada dalam teks.
·     Mampu membedakan fakta dan opini.
 5.  Uraian Materi
·      Pentingnya materi tentang membedakan fakta dan opini
Fakta merupakan sesuatu yang ada dan benar – benar terjadi dan pernyataan yang tak terbantah lagi kebenarannya. Kalimat yang berisi fakta merupakan kalimat yang ditulis berdasarkan kenyataan, peristiwa, suasana yang benar – benar terjadi dan bersifat obyektif. Sedangkan pendapat merupakan sikap, pandangan atau tanggapan seseorang terhadap suatu fakta dan kebenarannya relatif karena dipengaruhi unsur pribadi yang bersifat subjektif. Baik berupa pertimbangan – pertimbangan maupun saran – saran.
Pendapat sering disebut opini, gagasan atau argumentasi.
Ciri – ciri dari pernyataan yang berisi pendapat, biasanya menggunakan kata-kata seperti:
·     bisa jadi, sangat, tidak mungkin, sebaiknya, menurut saya…, dan kata – kata yang menunjukkan  subjektivitas seseorang
Membedakan Fakta dan Opini 1
 Perhatikanlah teks berikut!
 (1)Kapal pesiar adalah perahu layar atau kapal kecil yang sangat baik digunakan untuk rekreasi pada waktu luang. (2) Pada umumnya kapal pesiar ada dua macam,  yaitu kapal yang tidak menggunakan mesin dan kapal yang menggunakan mesin. (3) Kapal layar bermesin yang lebih terkenal dengan sebutan kapal layar pesiar baik juga untuk sarana rekreasi. (4) Kapal layar pesiar biasanya digunakan oleh orang – orang kaya untuk berpesiar.
 Nah, kalimat manakah yang berisi fakta pada paragraf tersebut? Fakta merupakan pernyataan tentang sesuatu yang ada dalam kenyataan dan kebenarannya tidak perlu dibuktikan lagi. Jadi fakta pada paragraf tersebut ditandai dengan nomor 2 (Pada umumnya kapal pesiar ada dua macam, yaitu kapal yang tidak menggunakan mesin dan kapal yang menggunakan mesin). Mengapa? Karena pernyataan seperti itu tidak lagi memerlukan pembuktian karena memang kenyataannya demikian.
 Setelah kamu mampu menentukan fakta, sekarang coba tentukan kalimat manakah yang berisi pendapat pada paragraf tersebut? Pendapat (opini) adalah pikiran atau pandangan tentang sesuatu hal , keadaan, atau peristiwa. Suatu pendapat itu bisa benar dan bisa salah. Oleh karena itu kita dapat menyetujui atau menolaknya. Jadi, pendapat pada paragraf tersebut ditandai dengan nomor 1, 3, dan 4. Ciri-ciri fisik pada kallimat 1 yakni sangat baik, pada kallimat 3 yakni baik jugadan pada kalimat 4 yakni biasanya.
Membedakan Fakta dan Opini 2
 Agar kamu lebih memahami tentang fakta, tentukan/datalah kalimat mana yang termasuk fakta pada teks berikut ini!
 Perhatikanlah teks berikut!
 David Beckham pemain sepak bola terkaya di dunia dengan penghasilan 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 675 miliar. Pemain ini dipuja karena kehebatannya di lapangan yang ditunjukkan dengan gol-gol indah yang sering diciptakannya. Sosoknya yang modis juga  menjadi pujaan di luar lapangan. Nilai plus lainnya meski Beckham kini bergelimang harta ia tidak sombong dan tidak melupakan asal-usul dirinya yang berasal dari kelas pekerja menengah.
  Keberhasilan Beckham ini, bukanlah sesuatu yang jatuh dari langit. Sejak kecil ia suka sepak bola, bakatnya itu terlihat sejak belia. Disiplin dan giat melatih bakatnya dengan tekun membuahkan keberhasilan. Tidak mengherankan jika sekarang ia menjadi pemain sepak bola ternama dan terkaya.
 Fakta dalam wacana tersebut antara lain;
1.      David Beckham pemain sepak bola terkaya di dunia dengan penghasilan 50 juta poundsterling atau sekitar Rp 675 miliar.
2.      Nilai plus lainnya meski Beckham kini bergelimang harta ia tidak sombong dan tidak melupakan asal-usul dirinya yang berasal dari kelas pekerja menengah.
3.      David Beckham pemain sepak bola yang disiplin dan giat melatih sehingga bakatnya membuahkan keberhasilan.
 Ketiga kalimat tersebut merupakan peristiwa atau keadaan yang dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya. Jadi fakta itu sesuatu yang benar-benar terjadi.
Membedakan Fakta dan Opini 3
 Setelah kamu lebih memahami tentang fakta, sekarang tentukan pendapat pada teks berita berikut!
 Perhatikanlah teks berikut!
 (1) Sushi tampaknya semakin diminati masyarakat di kota besar di Indonesia. (2) Sushi bukan lagi makanan ekskutif yang hanya ditemukan di restoran Jepang. (3) Di Amerika, sushi juga menjadi makanan favorit. (4) Namun, akhir-akhir ini muncul isu penting mengenai tingkat merkuri dalam shusi. (5) Tes laboratorium yang diadakan The New York Times menemukan ada begitu banyak kadar merkuri dalam shusi.
 Pendapat dalam wacana tersebut antara lain;
1.    Shusi tampaknya semakin diminati masyarakat di kota besar di Indonesia.
2.    Namun, akhir-akhir ini muncul isu penting mengenai tingkat merkuri dalam shusi.
 Pendapat (opini) adalah pikiran atau pandangan tentang sesuatu hal , keadaan, atau peristiwa. Suatu pendapat itu bisa benar dan bisa salah. Oleh karena itu kita dapat menyetujui atau menolaknya.
 Pada paragraf tersebut  pendapat dinyatakan dengan  kata
 Tampaknya semakin (kalimat 1) ,  kata namun, akhir-akhir ini (kalimat 2).
Rangkuman
 MEMBEDAKAN FAKTA DAN OPINI
Fakta merupakan sesuatu yang ada dan benar – benar terjadi dan pernyataan yang tak terbantah lagi kebenarannya. Kalimat yang berisi fakta merupakan kalimat yang ditulis berdasarkan kenyataan, peristiwa, suasana yang benar – benar terjadi dan bersifat obyektif.
 Pendapat merupakan sikap, pandangan atau tanggapan seseorang terhadap suatu fakta dan kebenarannya relatif karena dipengaruhi unsur pribadi yang bersifat subjektif. Baik berupa pertimbangan – pertimbangan maupun saran – saran.
 Ciri – ciri dari pernyataan yang berisi pendapat, biasanya menggunakan kata-kata seperti:
·      bisa jadi, sangat, tidak mungkin, sebaiknya, menurut saya…, dan kata – kata yang   menunjukkan  subjektivitas seseorang