Minggu, 01 September 2019

REVIEW 2 VCT B5 104.8 NANIK SULISTIANI MTsN 4 BLITAR tentang IKLAN DAN RESENSI


REVIEW
 PORTAL RUMAH BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS IX MATERI
MENGGOLONGKAN JENIS IKLAN DAN MERESENSI BUKU
·         Barang yang diiklankan yaitu sepeda motor kurang sesuai dengan subjek didik atau peserta didik di tingkat SMP/ MTs sebaiknya diganti dengan barang yang bersifat mendidik semisal tas sekolah atau kelengkapan sekolah lainnya. Tidak perlu berpikir antara baranf yang dijual dengan biaya iklan lebih mahal biaya pengiklanan. Yang penting peserta didik menangkap pesan jual belinya.
·         Masih masukan untuk barang yang diiklankan yaitu sabun menggunakan model cantik yang seksi sangat tidak layak untuk diajarkan di kalangan pendidikan. Kalaupun pesan yang dimaksud adalah menggunakan media iklan untuk menjual barang maka lebih tepat jika dipilih barang-barang yang berkaitan dengan pendidan misal alat tulis, seragam, atau pun jasa bimbingan belajar.
 Pendahuluan
 Selamat bertemu kembali dan  semoga Kamu tetap bersemangat  mengikuti  modul on line!
           Pernahkah Kamu menjual barang? Apakah barang tersebut  Kamu jual secara langsung kepada konsumen atau Kamu tawarkan  melalui iklan di surat kabar? Atau barang kali Kamu pernah membeli barang melalui iklan yang ditawarkan. Di mana biasanya Kamu membaca iklan tersebut? Ya, benar! Kamu dapat membacanya pada surat kabar atau majalah. Karena kita ketahui bahwa hampir  seluruh surat kabar menyediakan ruang untuk iklan. Bahkan  iklan baris cukup digemari oleh masyarakat untuk menawarkan barang dan jasa atau untuk kepentingan lainnya. Materi  pelajaran kali ini tentang menulis iklan baris.  Mari kita berlatih menulis iklan baris.
             Selain iklan baris Kamu juga akan berlatih menulis resensi. Kalau Kamu ke toko buku, pasti bingung untuk memilih buku yang cocok untuk Kamu baca sesuai pilihan.  Untuk memudahkan  memilih buku yang sesuai dengan keinginan,  cobalah cari resensi bukunya. Nah, Kamu dapat membaca  contoh resensi itu pada surat kabar atau majalah. 









Menggolongkan Jenis Iklan
Kamu pasti pernah melihat gambar iklan di atas. Setelah melihat gambar tersebut apakah kamu ingin  membelinya?  Mengapa kamu tertarik ingin membelinya?  Ada berbagai macam alasan orang ingin membeli barang yang diiklankan. Apalagi jika iklan yang ditayangkan sangat menarik.  Berikut ini adalah beberapa  alasan orang membeli suatu barang :
1.  memang membutuhkan,
2. ingin mencoba sesuatu yang baru,
3. tertarik dengan iklan,
4. ikut-ikutan orang lain, dan
5. karena sedang populer
Mengapa  para produsen perlu menayangkan iklan? Iklan merupakan pemberitahuan kepada khalayak atau orang banyak mengenai barang atau jasa yang dijual dan dipasang melalui media massa. Iklan dapat kamu temukan pada surat kabar, majalah, televisi, dan internet.
Pengertian lain dari  Iklan  ialah promosi barang, jasa,  dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lain dari promosi :
1. publisitas,
2. relasi publik,
3. penjualan,  dan
4.promosi penjualan.
Iklan bertujuan untuk menarik perhatian serta membujuk orang lain agar memiliki atau memenuhi permintaan yang ditawarkan dalam iklan tersebut.
Berdasarkan jenisnya iklan dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu:
1. iklan layanan masyarakat,
2. iklan niaga,dan
3. iklan keluarga.
 
             Iklan layanan masyarakat                  Iklan niaga                        Iklan keluarga
Tentu Kamu dapat membaca kalimat- kalimat yang merupakan fakta dalam iklan dan yang merupakan opini(pendapat).
Apa yang dimaksud fakta dalam iklan? Ya, fakta adalah hal atau peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar-benar terjadi.  Sedangkan opini adalah pendapat, pemikiran, atau sikap kita terhadap fakta. Biasanya opini adalah sesuatu yang dikatakan oleh seseorang. Oleh karena itu, opini bersifat subyektif.
Perhatikan gambar iklan di bawah ini!
Setelah mencermati iklan di atas, tentu kamu dapat membedakan antara  kalimat fakta dan opini,
Fakta dalam iklan tersebut adalah:
1. kue gupal kampung terbuat dari rempah- rempah,
2. oleh-oleh khas kota Jombang,
3. tersedia  3 pilihan rasa, original, jahe, madu,dan
4. Griya Indah AA 2 Jombang, jawa Timur Phone (0321) 864285, 3374186.
Opini dalam iklan tersebut adalah:
1. produsen & Grosir Kue Kering Termurah di Indonesia,
2. legit, renyah, gurih,dan
3. DKU ahlinya donat kampung.
Latihan!
Sebelum kita lanjutkan materi iklan ini, cobalah kamu kerjakan latihan berikut ini.
Apa yang Kamu baca pada teks iklan tersebut? Ya, tentu Kamu pernah membaca iklan di atas pada surat kabar.  Iklan yang tercantum tersebut merupakan salah satu contoh iklan baris.
Iklan baris (Classified advertising) adalah salah satu cara promosi barang dan jasa yang umumnya ditemukan di koran. Karena tidak menggunakan gambar sebagai daya tariknya maka iklan baris dimuat secara berkelompok sesuai dengan isinya. Misalnya, kelompok barang yang dijual dipasang dalam baris yang berbeda dengan kelompok barang yang dicari. Selanjutnya, barang-barang yang dijual pun diklasifikasikan lebih jauh: tanah, rumah, mobil, motor, dan lain-lain.
Penjual atau pembeli biasanya memberikan nomor telepon atau alamat rumah di mana barang itu dapat dilihat, dibeli, dan diambil. Karena ukurannya jauh lebih kecil daripada iklan biasa, iklan baris umumnya lebih murah daripada iklan-iklan lain. Pemuatannya pun jauh lebih sederhana karena tidak membutuhkan art-workatau ilustrasi grafis, sehingga koran-koran umumnya dapat menerima iklan baris untuk segera dimuat dalam penerbitan esok harinya.
Perkembangan teknologi media di masa kini membuat iklan baris tidak lagi terbatas pada koran, tetapi juga media lainnya, seperti internet.
Perhatikan contoh daftar singkatan yang sering dipergunakan dalam menulis iklan baris.

Meresensi Buku


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengulas sesuatu. Misalnya mengulas berita yang dimuat  pada  surat kabar atau  media elektronik.
Secara leksikal mengulas mengandung arti:
(1) menyambung,
(2) menolong, membantu,
(3) menambahkan hal  yang kurang, dan
(4) menguraikan atau mengupas sesuatu peristiwa, mengupas, memberi komentar.
Ulasan dapat berarti komentar, kupasan atau tafsiran.
Materi kali ini akan membahas tentang resensi buku. Kamu dapat membaca hasil resensi buku  yang dimuat dalam surat kabar dan majalah. Biasanya, resensi dimuat pada surat kabar  yang terbit pada hari  Sabtu atau Minggu.
Kamu sudah sering membaca  resensi buku cerita, novel,  atau buku populer  pada surat kabar atau majalah? Dengan membaca resensi sebuah buku tentu kamu menjadi lebih memahami isi buku tersebut. Setelah memahami tentu Kamu akan mempertimbangkan apakah akan membeli buku tersebut atau tidak. 
Apa yang dimaksud dengan resensi?
Pertimbangan atau perbincangan terhadap suatu buku. Perbincangan yang dimaksud adalah tulisan yang dimuat di dalam surat kabar atau majalah yang berisi penilaian tentang kelebihan dan kelemahan sebuah buku, menarik atau tidaknya tema isi buku, kritikan, dan dorongan khalayak tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca, dimiliki atau dibeli.
Apa tujuan  melakukan resensi? Resensi dilakukan untuk menginformasikan tentang:
1. Kelayakan atau tidak buku tersebut untuk dibaca.
2. Rekomendasi kepada pembaca untuk :membaca buku tersebut, membeli, memperingatkan agar hati-hati , atau melarang  membeli buku tersebut.
3. Pangsa pasar dari sebuah buku yang diterbitkan.
4. Kelemahan dan kelebihan buku yang diterbitkan.
Dimana kamu dapat mengetahui tujuan penulis menulis resensi? Tujuan penulis dapat diketahui dari kata pendahuluan atau sekapur sirih yang ada di dalam buku.
Apa saja yang harus ada di dalam resensi?
1. bagian pendahuluan
2. isi
3. penutup
1. Bagian Pendahuluan berisi identitas atau  karakterisitik fisik dari sebuah buku yang diresensi.
Contoh:
                         Kode Buku : RR.KO0071
                                  Judul : JURNALISTIK TEORI DAN PRAKTEK
                        Pengarang : HIKMAT KUSUMANINGRAT, DKK.
                                 Tahun : 2005
                             Dimensi : HVS 60 GR, 16 X 24 cm, 343 HLM + xv
                                   ISBN : 979-692-374-2
                       Harga Buku : 61,500.00
Bagian pendahuluan resensi berisi  informasi objektif tentang identitas buku, meliputi :
1. judul atau nama buku,
2. penulis dan penyunting (kalau ada),
3. penerbit,
4. tahun terbit,
5. cetakan ke-,dan
6. tebal buku.
 2. Bagian isi
Baca isi buku dengan cermat. Lalu identifikasikan hal-hal yang akan diresensi, seperti :
a. ulasan tentang tema atau judul,
b. paparan singkat tentang isi buku atau gambaran secara keseluruhan terhadap isi buku,
c. adakah informasi tentang latar belakang penulisan,
d. adakah informasi tentang tujuan penulisan buku,
e. adakah ulasan tentang gaya  penulisan,
f. adakah perbandingan dengan buku  lain yang  temanya sejenis,dan
g. adakah ulasan dengan buku lain dari pengarang yang sama.
3. Bagian Penutup
a. Memberikan penilaian terhadap kualitas isi buku secara keseluruhan.
b. Menilai kelebihan dan kekurangtan buku.
c. Memberikan kritik atau saran  kepada penulis dan penerbit, misalnya penyuntingan, cover sampul, dan perwajahan.
d. Memberikan pertimbangan kepada pembaca tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca atau dimiliki atau dibeli.
(Lakukan pelatihan dalam kelompok. Setiap anggota kelompok membahas  atau sediakan satu buku yang akan diresensi.)

Latihan:
Contoh resensi:
Judul buku : Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan Usia Dini
Pengarang  : Anggani Sudono
Penerbit     : PT Gramedia
Tahun cetak: 2000
Tebal buku  : 149+viii halaman
Bermain Sambil Belajar
Buku ini ditulis untuk konsumsi "guru". Guru yang dimaksud meliputi orang tua pendidik di suatu lembaga pendidikan (sekolah/formal), calon pendidik formal, dan
pengasuh di TPA.  
Buku yang terdiri atas tujuh bab ini menguraikantentang: (1) pengertian bermain dalam pendidikan anak, (2)berbagai sumber belajar dan alat permainan, (3) pengelolaan sumber belajar dan penggunaan alat permainan, (4) pemilihan serta pemanfaatan sumber belajar dan alat permainan sesuai perkembangan anak, (5) pembuatan alat permainan dansumber belajar, (6) berbagai kegiatan, alat permainan dan sumber belajar di daerah perkotaan, pedesaan, dan daerahpantai, serta (7) evaluasi alat permainaan, sumber belajar, dan beberapa cara penilaian pada waktu anak bermain.
Penulis juga menguraikan tentang pemilihan dan pemanfaatan sumber belajar, yaitu lingkungan terdekat dengan anak, ruang sumber belajar, media cetak, dan perpustakaan. Evaluasi alat permainan, sumber belajar dan beberapa cara penilaian evaluasi  saat anak bermain. Itu semua sangat membantu guru" untuk mengetahui hasil belajar anak melalui permainan. Jika semua kegiatan permainan ini diterapkan pada anak usia dini dalam kegiatan belajar mengenal angka, huruf warna, dan sosialisasi dengan teman-temannya niscaya hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilannya.
Buku ini sangat menarik dan memang perlu untuk membantu "guru" dan anak usia dini dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan tingkat berpikirnya. (Riil Ellys)
(Sumber: Buletin Pusat Perbukuan, Depdiknas Vol. VIII Th 2003)
 Setelah kamu membaca contoh resensi di atas, kerjakan latihan berikut ini!
Pilih jawaban yang benar dengan cara klik pada kolom yang tersedia.
Rangkuman
 Suatu produk baik berupa barang atau jasa dapat ditawarkan melalui iklan. Pemasangan iklan dapat dilakukan melalui media cetak atau elektronik. Iklan merupakan pemberitahuan dari seseorang atau badan usaha yang ditujukan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual melalui media massa. Iklan dibuat dengan tujuan agar orang yang membaca mau membeli atau memliki barang yang ditawarkan.  Iklan yang ditawarkan kepada khalayak terdiri atas  tiga macam, yaitu iklan layanan masyarakat, iklan niaga, dan iklan keluarga.
Sekain iklan yang memuat gambar dan grafis ada juga iklan baris.  Iklan baris ditulis dengan menggunakan kata-kata yang disingkat karena untuk menghemat biaya.
Resensi adalah pertimbangan, pembicaraan atau ulasan sebuah buku.  Resensi itu bukan sekadar menceritakan isi buku atau sinopsis.  Resensi adalah penilaian Anda secara kritis setelah membaca isi buku, apa kelebihannya atau kekurangannya.  Jadi sekali lagi, resensi tidak sama dengan sinopsis dan resensi tidak mengandung spoiler (membocorkan isi cerita yang penting). Dengan membaca resensi sebuah buku, Kamu akan lebih mudah menentukan buku yang layak dan cocok untuk dibaca atau  dibeli.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar