SEDUHAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera)
SEBAGAI MINUMAN SIRUP
DISUSUN OLEH:
KEMENTRIAN
AGAMA Kab.BLITAR
MTsN
GANDUSARI BLITAR
TAHUN
PELAJARAN 2014\2015
KEMENTRIAN
AGAMA Kab.BLITAR
MTsN
GANDUSARI
Tahun
Pelajaran 2014\2015
LEMBAR PENGESAHAN
Ludul Karya Tulis
Sirup Lidah Buaya
Penyusun:
1. Asna
Nasihatil Layli NISN: 0004818891
2. Dyah
Septi Rahmawati NISN: 9995135383
3. Nova
Eka Noor Cholifah NISN: 9998013532
Setelah
membaca laporan karya tulis ilmia ini secara keseluruan dan secara cermat,
dengan ini saya menyetujui laporan karya tulis ilmiah Blitar,30Desember 2014
Pembimbing
Drs. H.Boimin.M.Pd Nanik
Sulistiani ,S.Pd.
NIP.196507171992031004
NIP.197301272005012007
ii
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat allah swt.
Yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan karya tulis ini dengan lancer dan bias berhasil sesuai rencana
yang telah kami buat
Tujuan kami menulis ini adalah agar
orang lain tahu bahwasannya lidah buaya ini tidak hanya dapat digunakan sebagai
bahan-bahan yang tidak bisa dimakan, tetapi juga dapat diolah menjadi sebuah
makanan dan minuman
Dalam menyelesaikasan karya tulis
ini, kami mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu kami mengucapkan
terima kasih kepada orang-orang atau teman-teman yang telah meluangkan waktu
untuk membantu kami.
Kami menyadari bahwasannya karya
tulis kami belum sempurna, untuk itu, saran dan kritik pembaca sangat
diharapkan.Atas saran dan kritiknya disampaikan terima kasih.
GANDUSARI,
22 FEBRUARI 2015
Penulis
iv
Daftar isi
JUDUL………………………………………………………….i
LEMBAR PENGESAHAN……………………….………….. ii
RINGKASAN KARYA TULIS………………………...…….iii
KATA PENGANTAR……………..………………………… iv
DAFTAR ISI……………………………..…………………… v
BAB I PENDAHULUAN
1. 1Latar belakang…………………………………………1
1.2Rumusan masalah…………………………….………..2
1.3Tujuan penelitian………………………………………2
1.4Manfaat penelitian……………………………………..2
BAB II TELAAH PUSTAKA
2.1Ciri-ciri dan klasifikasi lidah
buaya…………………4
2.2Kandungan vitamin dan manfaat lidah
buaya……….5
BAB III METODE PENELITIAN
3.1Jenis penelitian……………………………………….6
3.2Waktu dan tempat penelitian…………………………6
3.3Prosedur penelitian……………….…………………...7
BAB IV PEMBAHASAN…………….………………………..8
BAB V PENUTUP
5.1Kesimpulan…………………………………………….9
5.2Saran…………………………………………………...9
5.3Lampiran gambar………………...…………………10
v
RINGKASAN KARYA TULIS
Sirup merupakan minuman yang sudah
sering kita temui namun kebanyakan tidak
menyehatkan, karena sering-sering yang digunakan adalah sirup yang sudah siap
saji atau sirup yang dibuat oleh pabrik, padahal itu dapat menyebabkan batuk.
Batuk
adalah penyakit sederhana yang terjadinya atau yang menyerangnya secara cepat
tetapi kalau menyembuhkannya tidak selalu mudah, adakalanya yana diobati dengan
obat sederhana langsung sembuh dan adakalanya yang harus dibawa ke dokter .
Maka
dari itu kami akan membuat sebuah sirup yang menyehatkan yang tidak menggunakan
bahan pengawet sama sekali.
iii
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Iatar Belakang
Seperti
yang kita ketahui bahwa TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan tanaman
tradisional yang sering dibudidayakan dilingkungan rumah.Selain digunakan untuk
obat, TOGA juga dapat diolah sebagai makanan dan minuman.
Beberapa
jenis TOGA yang sering kita temui dan digunakan adalah lidah buaya (aloe vera),
kunyit (Curcuma Domestica), serai (Cymbopogon Nardus), kumis kucing
(Orthosiphon Stamineus Benth) dan masih banyak lagi
Meskipun
kita tahu bahwa TOGA ada yang bisa diolah menjadi minuman, tapi jika tidak tahu
caranya membuatnya justru tidak akan berguna. Disini kami menulis ini untuk
menggali manfaat lidah buaya sebagai sirup dan cara pengolahannya.
Tanaman
lidah buaya (aloe vera) adalah salah satu tumbuhan mengandung unsure-unsur yaitu aloe
emodin, sebuah senyawa organic dari golongab antrokoinon yang mengaktifitasi
jenjang tanah ensulin layaknya pencerap insulin-beta dan substrat1, fosfatidil
inositol-3 kinase dan menambah laju sinetis glikogen sintase kinase 3 beta, 1
hingga amat bermanfaat untuk mengurangi rasio gula darah.
Sirup
merupakan sebuah minuman yang banyak orang memilih membeli yang dibuat oleh
pabrik padahal itu mengandung banyak bahan pengawet yang tidak menyehatkan dan
banyak orang yang karena sering minum sirup yang diproduksi oleh pabrik menjadi
sakit batuk, padahal sakit batuk mengganggu dalam beraktivitas kita.
Atas
dasar itulah kami selaku penulis mencoba membuat “Lidah Buaya (Aloe Vera)
sebagai seduhan sirup” yang menyehatkan.
2
1.2Rumusan Masalah
Dari
latar belakang diatas, permasalahan yang kami kemukakan adalah:
1. Apakah
lidah buaya dapat menjadi sirup yang menguntungkan banyak orang dan orang lebih
menyukainya ?
2. Bagaimana
cara membuatnya agar sesuai dengan keinginan konsumen ?
1.3 Tujuan Peneletian
penelitian ini bertujuan untuk
membuat sebuah sirup yang menyehatkan tanpa ada bahan pengawet apapun
1.4Manfaat Penelitian
Dengan adanya penelitian ini kita
dapat memberikan informasi tentang manfaat lidah buaya sebagai seduhan sirup
yang menyehatkan
3
BAB II
TELAAH PUSTAKA
Lidah Buaya merupakan sejenis tumbuhan yang
telah dikenal sejak beberapa ribu tahun yang lalu dan dipakai sebagai obat
penyubur rambut, penyembuh luka, dan juga sebagai perawatan kulit.Tumbuhan ini
bisa kita ditemukan dengan gampang di lokasi kering di Afrika. Lidah buaya
memiliki nama latin Aloe Vera atau Aloe barbadensis Milleer.
Bersamaan dengan perkembangan dari ilmu dan pengetahuan dan
tehnologi, pemakaian tanaman lidah buaya berkembang dan digunakan untuk bahan
baku industri farmasi dan kosmetika, dan juga untuk bahan makanan dan minuman
kesehatan.
Umumnya,
lidah buaya adalah satu dari 10 type tanaman terlaris didunia yang memiliki
potensi untuk bisa dikembangkan sebagai tanaman obat dan juga bahan baku
industri.
4
2.1Ciri-ciri dan
kasifiklasi lidah buaya
Lidah Buaya Ciri-cirinyabiasa
hidup di tempat yang memiliki suhu panas atau biasa di tanam dalam pot ataupun
di pekarangan rumah untuk dijadikan tanaman hias. Daunnya agak runcing berupa
taji, tidak tipis, getas, pinggirnya bergerigi / berduri kecil. Permukaannya
berbintik-bintik, panjangnya mencapai 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bungabertangkai
yang panjangnya mencapai 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (jingga),
banyak di Afrika sisi utara, Hindia barat.
1.Batang Tanaman Lidah Buaya berbatang pendek. Batangnya
tak terlihat di karenakan tertutup daun-daun yang rapat dan beberapa bagian
tubuhnya ada di dalam tanah. Melewati batang ini dapat Nampak tunas-tunas yang
akan menjadi calon lidah buaya. Lidah buaya yang bertangkai panjang juga Nampak
dari batang melewati celah-celah atau ketiak daun. Batang lidah buaya bisa
disetek untuk memperbanyak tanaman. Peremajaan tanaman ini dikerjakan memangkas habis daun dan
batangnya, lantas dari sisa tunggul batang ini dapat Nampak tunas-tunas baru.
2.Daun-daun tanaman lidah buaya berupa pita dengan helaian yang memanjang. Daunnya berdaging tidak tipis, tak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan, bersifat sukulen (banyak memiliki kandungan air) dan banyak memiliki kandungan getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat.
3.Bunga lidah buaya berwarna kuning atau kemerahan berbentuk pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun.
Bunga memiliki ukuran
kecil, tersusun dalam rencanaian berupa tandan, dan panjangnya dapat meraih 1
meter.
5
2.2Kandungan Vitamin dan Manfaat
Lidah Buaya
Menurut hasil penelitian, tanaman
ini kaya dapat kandungan zat-zat layaknya enzim, asan amino, mineral, vitamin,
poli sakarida dan komponen lain yang amat berguna untuk kesehatan.
Disampig itu, menurut Wahyono E dan
Kusnandar (2002), lidah buaya bermanfaat anti inflamasi, anti jamur, anti
bakteri dan menolong system pergantian sel. Di sampig turunkan kandungan gula
dalam darah untuk pasien diabetes, mengontrol tekanan darah, merangsang
kekebalan pada serangan penyakit kanker, dan bisa dipakai sebagai nutrsi
pendukung penyakit kanker, pasien HIV/AIDS.dan juga dapat digunakan
seagai obat cacing, penyembuh luka bakar, obat bisul, luka bernanah, amandel,
sakit mata, keseleo, kosmetik, obat jerawat.
Diantara zat yang terdapat dalam
lidah buaya yaitu aloe emodin, sebuah senyawa organic dari golongab antrokoinon
yang mengaktifitasi jenjang tanah ensulin layaknya pencerap insulin-beta dan
substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan menambah laju sinetis glikogen
sintase kinase 3 beta, 1 hingga amat bermanfaat untuk mengurangi rasio gula
darah.
Di Negara-negara Amerika, Australia
dan juga Eropa, sekarang ini lidah buaya juga sudah digunakan sebagai bahan
baku industry makanan dan minuman kesehatan. Lidah buaya memiliki kandungan
semua jenis vitamin (kecuali vitamin D), mineral yang dibutuhkan untuk fungsi
enzim, saponin yang berperan sebagai inti mikroba dan 20 dari 22 type asam
amino.
6
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1Jenis Penelitian
Penelitian
eksperimen sungguhan adalah penelitian yang bertujuan untuk menyelidiki
kemungkinan adanya hubungan sebab akibat dengan cara mengenakan kepada satu
atau lebih kelompok eksperimen, satu atau lebih kondisi perlakuan dan rumusan
masalah dan tujuannya maka penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen
sungguhan.
3.2Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian
ini dilakukan pada:
Tanggal
:20 februari sampai 28 februari 2015
Tempat
: MTsN Gandusari
3.3Prosedur Penelitian
1.Tahap
Persiapan
Alat
dan Bahan
Alat
: - pisau
-mangkuk
plastic
-kompor
-wajan
kecil
-
sendok
-saringan
-gelas
minum
Bahan
: - lidah buya
-garam
-air
-gula
-pewarna
makanan
7
2.Tahap Pelaksanaan
- Tanaman lidah buaya dikupas sampai
bersih
-
Lidah buaya yang sudah dikupas, di potong kecil-kecil
-
Lidah buaya di rendam air garam kurang lebih selama 30 menit
-
Lidah buaya diblancing kurang lebih 3 menit
-
Lidah buaya di blender sampai lembut
-
Lidah buaya di saring sampai air yang dikeluarkan bersih
- Lidah buaya direbus ke dalam
wajan kecil dengan air secukupnya di atas kompor sampai mulai mendidih, kemudian masukkan gula
dan pewarna makanan sambil diaduk agar merata
, kemudian dibiarkan sampai mendidih, matikan kompor dan tunggu sampai
dingin
- Sirup lidah buaya siap di seduhkan dan di sajikan
8
BAB IV
PEMBAHASAN
Dari
hasil pengamtan didapat lidah buaya termasuk tumbuhan yang mengandung unsure
kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dan dari
hasil pengamatan diatas lidah buaya juga dapat menyembuhkan penyakit-penyakit
seperti:obat cacing, penyembuh luka bakar, obat bisul, luka
bernanah, amandel, sakit mata, keseleo, kosmetik, obat jerawatdan juga
menurunkan kandungan gula dalam darah untuk pasien diabetes, mengontrol tekanan
darah, merangsang kekebalan pada serangan penyakit kanker, dan bisa dipakai
sebagai nutrsi pendukung penyakit kanker, pasien HIV/AIDS,
jugabermanfaat anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan menolong system
pergantian sel.
Dengan demikian tanaman lidah buaya
terbukti dapat dijadikan sebagai sirup yang menyehatkan bagi tubuh, terbukti
tidak hanya dari hasil percobaan kami akan tetapi menurut Wahyono E dan Kusnandar
juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Batuk juga disebabkan karena kebanyakan
minum-minuman yang mengandung zat pemanis buatan.dengan adanya percobaan ini,
kami dapat menaggulangi bagi orang yang menyukai minuman sirup agar terhindar
dari penyakit batuk.
Maka dapat disimpulkan bahwa dengan
membuat sirup sendiri lebih menyehatkan.
9
BAB V
PENUTUP
5.1Kesimpulan
Dari hasil pembahasan dan penelitian
di atas maka dapat disimpukan sebagai berikut:
1.
Lidah
buaya dapat di jadikan sebagai sirup yang menyehatkan, karena dalam pembuatan sirup
ini tidak di tambahkan bahan pengawet sedikitpun
2.
Dengan
menggunakan sirup lidah buaya ini yang tidak berbahan pengawet maka akan
terbentuk minuman yang tidak menyebabkan
penyakit batuk
5.2Saran
1.
Meskipun
sirup lidah buaya ini tidak menyebabkan prnyakit batuk, tetapi kita harus tetap
berhati-hati karena kita juga belum tahu lebih dalam tentang sirup lidah buaya
ini
2.
Menyeduhkan
sirup ini hanya bisa dilakukan dalam satu hari saja
SEDUHAN LIDAH BUAYA (Aloe Vera)
SEBAGAI MINUMAN SIRUP
DISUSUN OLEH:
KEMENTRIAN AGAMA Kab.BLITAR
MTsN GANDUSARI BLITAR
i
Tidak ada komentar:
Posting Komentar